MODUL FISIKA SMK
X
|
|||||
![]() |
|||||
PETA KONSEP

![]() |
Standar Kompetensi :
Memahami konsep-konsep dan prinsip dasar Kinematika dan
Dinamika benda
Kompetensi Dasar :
2.1 Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-
besaran fisika yang terkait
Indikator :
ü
Memahami konsep gerak
ü
Membuat pola hubungan antara jarak dan perpindahan
ü
Membedakan kecepatan,kecepatan rata-rata dengan
kecepatan sesaat
ü
Menjelaskan kecepatan dan kelajuan
ü
Memahami konsep percepatan
ü
Memahami konsep gerak lengkung
Uraian
Materi
Gerak lurus
adalah gerakan suatu benda/obyek yang lintasannya berupa garis lurus
(tidak berbelok-belok). Dapat pula jenis gerak ini disebut sebagai suatu
translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang
besarnya sama. Seperti gerak kereta api di rel yang lurus.
1.
Posisi
Posisi atau
kedudukan adalah suatu kondisi vektor yang merepresentasikan keberadaan
satu titik terhadap titik lainnya yang bisa dijabarkan dengan koordinat
kartesius, dengan titik (0,0) adalah titik yang selain dua titik tersebut namun
masih berkolerasi atau salah satu dari dua titik tersebut.
2.
Jarak dan Perpindahan
Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh suatu benda yang bergerak,
Perpindahan adalah perubahan kedudukan
atau posisi suatu benda diukur dari posisi
awal ke posisi akhir
Posisi awal perpindahan posisi akhir
Jarak yang ditempuh benda s = AB + BC
Perpindahan yang terjadi s = AC
3.
Kelajuan dan Kecepatan
Kelajuan adalah besarnya kecepatan
suatu objek. Kelajuan tidak memiliki arah sehingga termasuk besaran skalar.
Rumus kelajuan adalah sebagai berikut:
Keterangan:
|
v =
kelajuan rata-rata (m/s)
|
s = jarak
(m)
|
t = waktu
tempuh (s)
|
Kecepatan adalah besaran vektor
yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah. Kecepatan juga bisa berarti
kelajuan yang mempunyai arah.
Keterangan:
v = kecepatan (m/s)
|
t = waktu (s)
|

Contoh
soal:![]() |
|||
500 m 400 m
![]() |
Heri dan Dita setiap pagi berangkat sekolah bersama-sama.
Heri menempuh jarak 700 m selama 70 detik, yaitu menempuh 300 m selama 20 detik
dari rumahnya menuju rumah Dita dan menempuh lagi 400 m selama 50 detik dari
rumah Dita menuju sekolah. Namun, perpindahan Heri sejauh 500 m dari rumahnya
menuju sekolah.
Berarti, kecepatan yang ditempuh oleh Heri adalah:
Dan kelajuannya adalah:
4.
Gerak Lurus Beraturan
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak yang lintasannya
lurus dan kecepatannya tetap. Cara menghitung jarak dari suatu gerak beraturan.
Yaitu dengan mengalikan kecepatan(m/s) dengan selang waktu(s).
Keterangan:
|
v = kecepatan rata-rata (m/s)
|
s = perpindahan (m)
|
t = selang waktu (s)
|
5.
Gerak Lurus Berubah Beraturan
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak yang lintasannya
lurus dan kecepatannya berubah secara beraturan/berpola. Ada dua kemungkinan
GLBB, yaitu GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat. Rumus GLBB dituliskan sebagai
berikut
Keterangan:
|
vt = kecepatan akhir atau kecepatan setelah t sekon
(m/s)
|
v0 = kecepatan awal (m/s)
|
a = percepatan (m/s2)
|
t = selang waktu (s)
|
s = jarak tempuh (m)
|
Percepatan adalah perubahan
kecepatan dalam satuan waktu tertentu. Percepatan termasuk besaran vektor.
Satuan SI percepatan adalah
.
ü
Percepatan bisa bernilai positif dan negatif.
ü
Bila nilai percepatan positif, hal ini
menunjukkan bahwa kecepatan benda yang mengalami percepatan positif ini
bertambah (dipercepat).
ü
Sedangkan bila negatif, hal ini berarti
kecepatannya menurun (diperlambat).
ü
Jika gerak suatu benda lurus dan kecepatannya
tidak berubah, maka resultan percepatannya adalah 0.
ü
Rumus percepatan adalah sebagai berikut.
![]() |
Keterangan:
|
a = percepatan rata-rata (m/s2)
|
Contoh soal:
1.
Sebuah
titik partikel melakukan gerak dengan grafik hubungan kecepatan (v) terhadap
waktu (t) seperti terlihat pada gambar di samping. Berapakah jarak yang ditempuh titik partikel selama 8 sekon tersebut? ![]() |
Jawab:
s = luas I + luas II + luas
III
s = (1⁄2 . 4 . 10) + (2 . 10) + (1⁄2 . 2 . 10)
s = 20 + 20 + 10 = 50 m
s = (1⁄2 . 4 . 10) + (2 . 10) + (1⁄2 . 2 . 10)
s = 20 + 20 + 10 = 50 m
2.
Sebuah mobil
sedang bergerak dengan kecepatan 20 m/s ke utara mengalami percepatan tetap 4
m/s2 selama 2,5 sekon. Tentukan kecepatan akhirnya
Dik: 
Dit: 
3.
Sebuah mobil mula-mula diam, setelah 8 detik kecepatanya
72 km/jam. Maka jarak yang ditempuh pada saat itu adalah...
Dik : 
Dit: 
Jawab: 
GLBB dalam Kehidupan
1.
Gerak Jatuh Bebas
Gerak jatuh bebas adalah gerak sebuah
objek yang jatuh dari ketinggian tanpa kecepatan awal yang dipengaruhi oleh
gaya gravitasi. Benda-benda yang jatuh bebas di ruang hampa mendapat percepatan
yang sama. Benda-benda tersebut jika di kenyataan mungkin disebabkan karena gaya
gesek dengan udara.

Rumus-rumus gerak jatuh bebas
adalah sebagai berikut.

Keterangan:
|
g = percepatan gravitasi bumi (9,8 m/s2)
|
h = jarak yang ditempuh benda (m)
|
t = selang waktu (s)
|
Contoh:
1.
Benda jatuh bebas dari ketinggian 125 m besar kecepatannya sesaat sampai di
tanah..
Dik :
Dit : vt .....?
Jwb : vt2= v0 +2gh
= 0 +2.10.125
=2500
=√2500 = 50 m/s
2. Sebuah kelapa muda
terjatuh dari pohonnya dengan ketinggian 20 meter. Jika percepatan gravitasi
adalah 10
, hitunglah lamanya waktu buah kelapa muda
tersebut sampai ke tanah ?
Dik:
Dit: 
Jawab:
3.
Gerak Vertikal ke Bawah
Gerak Vertikal ke bawah adalah gerak
suatu benda yang dilemparkan vertikal ke bawah dengan kecepatan awal dan
dipengaruhi oleh percepatan. Rumus-rumus gerak vertikal ke bawah adalah sebagai
berikut.
![]() |
Keterangan:
|
h = jarak/perpindahan (m)
|
g = percepatan gravitasi (
|
t = selang waktu (s)
|
3. Gerak Vertikal ke Atas
Gerak vertikal ke atas adalah gerak suatu benda yang
dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal tertentu (v0) dan percepatan g
saat kembali turun. Rumus gerak vertikal ke atas adalah sebagai berikut.
![]() |
Di titik tertinggi benda, kecepatan benda adalah nol.
Persamaan yang berlaku di titik tertinggi adalah sebagai berikut.
![]() |
Keterangan:
|
g = percepatan gravitasi (9,8 m/s2)
|
Saat mulai turun, persamaannya sama seperti gerak jatuh bebas. Rumusnya adalah:
![]() |
Jadi, dapat disimpulkan bahwa waktu saat naik sama dengan
waktu saat turun.
Soal Latihan
1.
Benda yang semula diam didorong sehingga
bergerak dengan percepatan tetap 2 m/s2.
Berapakah besar
kecepatan benda itu setelah 5 detik kemudian?
2.
Gerak suatu benda dipercepat
sehingga dalam waktu 4 s kecepatannya berubah dari
8 m/s menjadi 12 m/s. Berapakah
jarak yang ditempuh
benda selama 15 s itu?
3.
erapakah jarak yang ditempuh
oleh suatu benda yang bergerak selama 10 s, bila selama waktu tersebut
kecepatannya berubah dari 2 m/s menjadi 20 m/s?
4.
Gerak sebuah mobil selama 10 sekon seperti grafik
berikut.
Berapakah kecepatan rata-rata mobil tersebut?
Berapakah kecepatan rata-rata mobil tersebut?
5. Sebuah bola jatuh bebas dari ketinggian 50 m di atas tanah. Hitung besar kecepatannya
1 sekon setelah
dijatuhkan! (g = 10 m/s2)
6.
Seorang penerjun jatuh bebas dari ketinggian 200 m. Hitung kecepatannya pada saat
posisinya 175 m dari tanah!
7.
Tuti menjatuhkan kerikil ke dalam sumur yang dalamnya
20 m (g = 10 m/s2). Berapakah waktu yang
diperlukan kerikil itu untuk sampai di permukaan air sumur?
8. Sebuah bola yang dijatuhkan dari atas menara
sampai ke tanah
dengan kecepatan
30 m/s (g = 10 m/s2). Berapa lama bola di udara?
9. Sebuah bola dilemparkan vertikal
ke atas dengan
kecepatan awal 10 m/s (g = 10 m/s2).
Tentukan tinggi maksimum bola!
10.
Peluru ditembakkan
vertikal ke atas dengan kecepatan awal 150 m/s. Hitung kecepatannya
setelah meluncur 5 s!
11. Sebuah bola dilemparkan vertikal ke bawah dengan kecepatan awal 10 m/s dari ketinggian
15 m dari tanah (g = 10 m/s2). Hitung
kecepatan bola saat tiba di tanah!
12.
Sebuah bola dilemparkan vertikal ke bawah dengan kecepatan 5 m/s dari ketinggian
30 m di atas tanah (g = 10 m/s2). Berapa waktu yang
dibutuhkan bola itu untuk sampai di tanah?










