Sabtu, 09 Januari 2016
*KIDUNG SEBUAH PERNIKAHAN TENTANG MEMULIAKAN SEORANG ISTRI*
KACAU......
Kata pertama yang terpikir perihal memuliakan istri
Puzzle tentang sebuah pernikahan ideal porak poranda
Onak duri.... ya onak duri sebuah pernikahan begitu banyak duplikat kuadratnya
Menikah layaknya saling memuliakan,,istri memuliakan suami dan suami memuliakan istri
Dari sekian persen jawaban yang muncul adalah tak ada lagi kemualiaan bagi istri pun suami
Lelaki yang baik adalah untuk wanita yang baik,,,
Fahamkah dengan kalimat ini??????
Ada begitu banyak persepsi tentang kalimat ini...
Iman,,,,ya hanya sebuah imanlah yang akan faham dalam mengartikan sebuah kalimat ini.
Seorang Fir’aun bahkan bisa memiliki istri semulia Asiyah
Sekaliber Nabi Nuh As pun bisa memiliki seorang istri yang durhaka pun anak-anakanya
Dan tahukah apa artinya kalimat di atas????
Ingatlah sebuah firman Allah
“Allah tidak akan merubah nasib seseorang JIKA bukan orang itu sendiri yang merubahnya”
Catat itu sodara-sodara!!!
Jangan bermimpi mencapai sebuah keindahan kalau kita tidak punya usaha untuk berubah!
Masih kurang faham!!!
Tak akan ada kemuliaan istri dan suami jika tak ingin dimuliakan
Egomu akan mengubah keinginanmu untuk berubah
Laki-laki adalah pemimpin sebuah keluarga,,ibarat negara dia adalah presidennya, presiden sebuah keluarga adalah suami,,
Istri adalah seorang ibu negara,,yang penuh kelembutan, keibuan, keeemuliaan
Sadar tak dengan kalimat ituhhh???
Presiden dan ibu negara,,betapa mulianya itu!!
Kita semua tidak menyadari dengan fungsi dan tanggung jawab kalimat itu..
Boro-boro...yang ada hanyalah ego telah menjadi seorang suami,,presiden keluarga
Istri,,,ibu negara
Inget vroohh kita bukan Rasulullaah dan Khadijah
Tak akan bisa kita mencapai derajat setingkat mereka jika kita tak mau merubah diri masing-masing,,
Suami...jangan ego doonk dengan yang Kanda pimpin
Istri.... jangan kepedean Dinda dengan mulianya ibu negaranya
Pemimpin tidak pernah selalu benar..bawahan boro-boro benar
Rasulullah butuh Khadijah menenangkan diri ketika Jibril datang membawa wahyu..
Khadijahpun menyelimuti Rasulullah..
Benarlah kiranya Rasulullullah SAW memang makhluk Nya yang sempurna ,,
Galau adalah hasil sebuah harapan keindahan yang diinginkan,,,tapi apa daya,,,harapan tinggal harapan :D
Ingat vrooh ini dunia,,yang butuh perjuangan diri,,bukan perjuangan pacarmu,,ibumu,,ayahmu,,suamimu,anak-anakmu
BERSAMBUNG.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar